JEJE RADIO| Temen Jeje yakin kacamata hitam atau sunglasses yang sering pakai masih efektif melindungi mata dari kerusakan akibat sinar UV?

Padahal, melindungi mata dari sinar matahari sangat penting untuk dilakukan, mengingat paparan sinar UV dapat menyebabkan katarak, kerusakan retina, dan masalah penglihatan jangka panjang.

Tidak adanya rekomendasi dari para produsen mengenai kapan tepatnya orang harus memensiunkan sunglasses mereka, menjadi masalah tersendiri.

Menurut sebuah penelitian di Brasil, perlindungan sunglasses akan berkurang dari waktu ke waktu. Penelitian ini berfokus pada sistem yang berlaku di Brasil yang mengklasifikasi kacamata berdasarkan kategori kegelapan lensa dan tingkat perlindungan terhadap UV.

Hasil penelitian tersebut menyebutkan bahwa Dua tahun adalah batas maksimal penggunaan sunglasses di negara-negara tropis. Namun, jika Anda bersedia menggantinya lebih sering, tentu akan lebih baik, apalagi jika Anda banyak berkegiatan di luar rumah.

FYI, letak Brasil yang berdekatan dengan khatulistiwa (sama seperti Indonesia),  membuat sinar matahari di negara itu lebih kuat daripada rata-rata negara yang jauh dari garis khatulistiwa. Di Brasil kebanyakan orang memakai sunglassess yang itu-itu saja selama sekitar dua tahun, sekitar setidaknya dua jam sehari. Sampai sekarang, belum ada bukti bahwa lensa penghalau sinar UV dapat memberikan tingkat perlindungan yang sama selama jangka waktu dua tahun.

Perhitungan ini berlaku khusus untuk Brasil dan negara-negara khatulistiwa lainnya, kata penulis studi Liliane Ventura, PhD, seorang profesor di University of São Paul.

Peneliti juga menyarankan agar Anda membeli kacamata hitam dengan lensa yang diberi label “100% perlindungan UV” atau “UV400”.

Ukuran lensa juga perlu dipertimbangkan. Semakin luas lensa yang Anda pilih akan semakin baik karena itu berarti semakin luas pula area sekitar mata yang terlindungi dari paparan sinar UV.

LEAVE A REPLY