JEJERADIO| Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengungkapkan bahwa akan terjadi gerhana Bulan sebagian di wilayah Indonesia. Ketua LAPAN, Thomas Djamaluddin, bahwa gerhana akan dimulai pukul 00:23-02.18 WIB.

Pemandangan gerhana bulan sebagian bisa diamati di seluruh wilayah Indonesia. Masyarakat di bagian barat Indonesia seperti Sumatera dan Jawa akan menikmatinya terlebih dahulu, diikuti bagian tengah dan timur.

Durasi gerhana bulan sebagian dini hari nanti diperkirakan akan berlangsung selama 5 jam 4,9 menit. Adapun fase gerhana sebagian sampai berakhirnya akan berlangsung selama 1 jam 56,6 menit.

Setelah fenomena gerhana bulan hari ini, langit akan kembali dihiasi gerhana Matahari total pada 21 Agustus 2017 (malam 22 Agustus waktu Indonesia). Sayangnya, penduduk Bumi yang bisa mengamati fenomena ini hanyalah mereka yang berada di Amerika.

“Dua pekan setelah gerhana Bulan, posisi Bulan berada di antara Matahari dan Bumi, sehingga Bulan menghalangi cahaya Matahari ke Bumi. Saat itulah terjadi gerhana Matahari,” lanjutnya.

Thomas mengatakan bahwa tidak akan ada fenomena  gerhana bulan serupa lagi paling tidak hingga akhir 2017. Gerhana Bulan sendiri biasanya rutin terjadi setiap tahun meski tidak semua wilayah dapat mengamatinya.

LEAVE A REPLY